ARTIKEL DALAM BLOG INI ADALAH ORIGINAL. JIKA INGIN COPY PASTE KE BLOG ANDA, SILAHKAN SERTAKAN LINK BLOG INI SEBAGAI SUMBER. BELAJAR MENGHARGAI HASIL KARYA ORANG LAIN.

Monday, September 3, 2012

Sifat-sifat Perencanaan Strategis



Setelah mengetahui apa itu perencanaan strategis, kita pasti bertanya tentang bagaimana cara membedakan perencanaan strategis dengan perencanaan lainnya.
Cara membedakannya adalah dengan mengetahui sifat-sifat perencanaan strategis. Berikut ini saya berikan sifat-sifat perencanaan strategis menurut James A.F. Stoner:

  1. Menyangkut persoalan dasar. Memberikan jawaban atas pertanyaan: “Di bidang apa kita bergerak, dan di bidang apa seharusnya kita bergerak?” “Siapa pembeli kita dan siapa seharusnya mereka?”
  2. Memberikan kerangka untuk perencanaan yang lebih terperinci dan untuk pengambilan keputusan manajerial sehari-hari. Dalam menghadapi persoalan sehari-hari seorang manajer dapat bertanya, “Mana dari kemungkinan-kemungkinan ini yang paling sesuai dengan strategi kita?”
  3. Menyangkut kurun waktu yang lebih panjang dibandingkan perencanaan lainnya.
  4. Memberikan rasa bersatu dan momentum bagi tindakan dan keputusan organisasi dalam suatu kurun waktu tertentu.
  5. Merupakan kegiatan tingkat puncak dalam arti manajemen puncak harus secara aktif dilibatkan. Ini disebabkan karena, pertama, hanya manajemen puncaklah yang mempunyai saluran memperoleh informasi yang diperlukan agar ada keterlibatan juga di tingkat yang lebih rendah.



Jadi, itulah sifat-sifat perencanaan strategi menurut James A.F. Stoner. Memang kita akan bingung jika kita coba mengerti maksud Stoner dalam sifat-sifat perencanaan strategis hasil kajiannya. Namun kita akan mudah mengerti jika kita sudah pernah teribat dalam organisasi apa saja. Baik itu sebagai anggota biasa, maupun bagian dari pimpinan organisasi. Akan lebih mudah bagi kita untuk mengerti perencanaan strategis jika kita terlibat dalam organisasi. Maka itu mulailah mencari organisasi yang cocok bagi anda. Atau anda bisa mengajak teman-teman untuk mendirikan organisasi. Atau bisa juga anda terlibat dalam organisasi yang sudah ada disekitar anda. Contohnya organisasi pemuda, organisasi keagamaan, dan lainnya.

Ditulis Oleh : Leon Manua Hari: 10:01 AM Kategori:

1 komentar:

  1. Thanks for providing such a great article, it was excellent and very informative.
    as a first time visitor to your blog I am very impressed.
    Economics :)

    ReplyDelete