ARTIKEL DALAM BLOG INI ADALAH ORIGINAL. JIKA INGIN COPY PASTE KE BLOG ANDA, SILAHKAN SERTAKAN LINK BLOG INI SEBAGAI SUMBER. BELAJAR MENGHARGAI HASIL KARYA ORANG LAIN.

Wednesday, October 3, 2012

Lingkup Perilaku Organisasi


Lingkup Perilaku Organisasi

Perilaku Organisasi,  sesungguhnya  terbentuk  dari  perilaku-perilaku individu yang terdapat dalam organisasi tersebut. Oleh karena itu – sebagaimana telah disinggung diatas – pengkajian masalah perilaku organisasi  jelas  akan  meliputi  atau  menyangkut  pembahasan  mengenai perilaku  individu.  Dengan  demikian  dapat  dilihat  bahwa  ruang  lingkup kajian  ilmu  perilaku  organisasi  hanya  terbatas  pada  dimensi  internal  dari suatu organisasi.

Dalam kaitan  ini,  aspek-aspek yang menjadi unsur-unsur, komponen atau sub sistem dari ilmu perilaku organisasi antara lain adalah : motivasi, kepemimpinan,  stres dan atau konflik, pembinaan karir, masalah sistem  imbalan,  hubungan  komunikasi,  pemecahan  masalah  dan pengambilan  keputusan,  produktivitas  dan  atau  kinerja  (performance), kepuasan,  pembinaan  dan  pengembangan  organisasi  (organizational development), dan sebagainya.  

Sementara  itu  aspek-aspek  yang  merupakan  dimensi  eksternal organisasi  seperti  faktor  ekonomi,  politik,  sosial,  perkembangan  teknologi, kependudukan  dan  sebagainya,  menjadi  kajian  dari  ilmu  manajemen strategik  (strategic management).  Jadi, meskipun  faktor  eksternal  ini  juga memiliki  pengaruh  yang  sangat  besar  terhadap  keberhasilan  organisasi dalam  mewujudkan  visi  dan  misinya,  namun  tidak  akan  dibahas  dalam konteks ilmu perilaku organisasi. 

Meskipun unsur-unsur, komponen atau sub sistem yang akan dibahas bisa  jadi  telah banyak dipelajari pada disiplin  ilmu yang  lain, namun Mata Kuliah  Perilaku  Organisasi  akan  mencoba  menjawab,  mengapa  berbagai unsur  atau  komponen  tadi  dapat membentuk  karakter,  sikap,  atau  perilaku individu dalam kapasitasnya sebagai anggota suatu organisasi. Oleh karena itu, bobot atau muatan materinya akan diusahakan agar memiliki sisi empiris yang  cukup  memadai.  Untuk  kepentingan  ini,  maka  pada  setiap  session pembahasan  akan  diupayakan  untuk  dilengkapi  dengan  kasus-kasus  yang relevan  sebagai  instrumen  untuk  lebih  memudahkan  dalam  memahami masalah perilaku organisasi.

Ditulis Oleh : Onky Leonardo Manua Hari: 10:24 PM Kategori:

1 komentar:

  1. Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
    salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

    ReplyDelete

INI BLOG DOFOLLOW

INI BLOG DOFOLLOW