Konsep Manajemen Pemasaran

studi manajemen
Dunia digital kini banyak merubah konsep pemasaran, termasuk juga konsep manajemen pemasaran. Namun pada dasarnya, manajemen pemasaran selalu mengutamakan strategi dan riset untuk mencapai tujuannya.

Manjamen pemasaran merupakan terapan dari ilmu dan seni manajemen yang digunakan untuk kepentingan pemasaran. Secara rinci bisa diartikan sebagai suatu proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan pada kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk terciptanya pertukaran atau transaksi antara produsen dan konsumen.

Dari pengertian itu kita bisa menguraikan proses manajemen pemasaran sebagai berikut:

Perencanaan Pemasaran

Ketika sebuah produk yang kita hasilkan (barang, jasa, maupun ide), ada baiknya kita melakukan proses perencanaan pemasaran. Bisa kita lakukan dengan merencanakan segmentasi pasar, target pasar, lokasi pasar, teknik promosi, media promosi, biaya promosi, waktu promosi, dan lainnya.

Proses perencanaan pemasaran harus dibuat sedemikian rupa agar biaya pemasaran tidak membebani harga produk. Itu perlu dipikirkan karena manajemen selalu berbicara mengenai efisiensi dan efektifitas. Buatlah rencana pemasaran yang terstruktur dan fleksibel agar bisa menyesuaikan pada kondisi lingkungan yang berubah-ubah.


Organisasi Pemasaran

Hal ini penting untuk dipikirkan dan diterapkan. Saat ini banyak perusahaan-perusahaan besar yang menyerahkan proses pemasarannya pada pihak ketiga. Mereka lebih mempertimbangkan masalah situasi dan kondisi pasar karena pihak ketiga dianggap lebih memahami hal itu.

Namun jika ingin mengeksekusi rencana pemasaran secara mandiri, sebaiknya kita juga harus mempertimbangkan untuk membentuk sebuah organisasi sebagai wadah khusus untuk memasarkan produk. Bentuknya bisa dengan memanfaatkan bidang pemasaran untuk membentuk tim mereka sendiri sebagai eksekutor lapangan.

Sebenarnya, hal ini lebih menjawab masalah "siapa" yang akan menjalankan proses pemasaran sesuai dengan rencana yang telah tersusun. Jika kita lebih memilih untuk menjalankan proses pemasaran dengan memanfaatkan tim internal, maka sebaiknya bentuk sebuah tim yang bisa bekerja sesuai dengan harapan dan juga kompeten dibidang ini.

Pelaksanaan Pemasaran

Dalam proses pelaksanaan pemasaran, sebaiknya selalu mengacu pada rencana yang telah tersusun. Hal ini akan mencegah terjadinya penyimpangan-penyimpangan ataupun kesalahan-kesalahan. Pelaksanaan pemasaran tergolong sangat rumit karena merupakan penerapan dari konsep rencana. Ini tidak semudah menyusun rencana.

Proses ini juga harus bisa menyesuaikan dengan kondisi dilapangan serta memberikan laporan yang sesuai dengan kondisi lapangan. Dalam manajemen pemasaran, proses inilah yang paling sulit karena kita diperhadapkan dengan lingkungan yang berbeda maupun berubah-ubah.

Pengawasan Pemasaran

Proses pengawasan pemasaran adalah proses untuk menilai apakah proses pelaksanaan sudah sesuai dengan perencanaan atau tidak. Jika tidak sesuai dengan perencanaan karena masalah dari pihak kita, maka sebaiknya kita memikirkan untuk mencari solusi penyesuaikan internal.

Sebaliknya, jika pelaksanaan tidak sesuai rencana karena alasan kondisi pasar, maka kita perlu melakukan penyesuaian yang lebih cepat dan tepat. Ini disebabkan karena kondisi pasar itu sangat fleksibel dan cepat berubah.

Dengan melakukan pengawasan, maka kita bisa mengetahui kondisi nyata dalam pasar. Kondisi itu seperti daya beli konsumen, pengaruh media promosi terhadap jangkauan konsumen, pengaruh harga terhadap keputusan pembelian konsumen, dan faktor-faktor lainnya. Semakin intens melakukan pengawasan, maka kita akan semakin banyak mengetahui informasi yang dibutuhkan untuk strategi pemasaran berikutnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel